Unsur Hara dan Ketersediaannya Bagi Tanaman

Written By Unknown on 08/01/2015 | 9:18 am





Sebagaimana telah kita ketahui, selain membutuhkan air, tanaman juga membutuhkan unsur hara untuk dapat tumbuh dan berkembang. Unsur hara tanaman ada beberapa macam, sehingga untuk memudahkan dalam mempelajarinya, maka para ilmuwan di bidang nutrisi tanaman mengelompokkannya menjadi 2 kelompok besar, yaitu Unsur hara esensial dan unsur hara non-esensial. Unsur hara essensial dikelompokkan lagi menjadi 2, yaitu unsur hara makro dan unsur hara mikro.
Menurut Arnon dan Stout (1939), unsur hara bisa dikatakan esensial apabila memenuhi kriteria sebagai berikut:
1.       Jika tanaman tidak mendapatkan unsur hara tersebut, tanaman tidak dapat menyelesaikan siklus hidupnya secara penuh.
2.       Unsur hara tersebut terlibat langsung dalam proses metabolisme tanaman.
3.       Fungsi fisiologisnya tidak dapat digantikan oleh unsur lain.
Dasar dari pengelompokan unsur hara makro dan mikro ini adalah jumlah atau kuantitasnya yang dibutuhkan oleh tanaman. Unsur hara makro dibutuhkan dalam jumlah yang lebih banyak oleh tanaman daripada unsur hara mikro. Unsur hara makro dibutuhkan sebanyak 1000 μg g-1 berat kering tanaman. Sedangkan unsur hara mikro hanya 100 μg g-1 berat kering tanaman (Oertli, 1979).

Unsur Hara Makro
Unsur hara makro terdiri dari 9 unsur, yaitu C, O, H, N, P, K, Ca, Mg, dan S. 

No.
Simbol Kimia
Nama Kimia
Bentuk Tersedia
1
C
Karbon
CO2
2
O
Oksigen
H2O
3
H
Hidrogen
H2O dan O2
4
N
Nitrogen
NH4+ dan NO3-
5
P
Phospor
H2PO4- dan HPO42-
6
K
Kalium
K+
7
Ca
Kalsium
Ca2+
8
Mg
Magnesium
Mg2+
9
S
Sulfur/Belerang
SO42- dan SO2


Unsur Hara Mikro
Unsur yang termasuk ke dalam kelompok unsur hara mikro ada 7 unsur, yaitu Fe, Mn, B, Zn, Cu, Mo, dan Cl.



Unsur Hara Beneficial
Unsur hara beneficial ini adalah unsur hara yang dapat menstimulasi pertumbuhan tanaman tetapi bersifat esensial, atau hanya bersifat esensial bagi species tanaman tertentu. Unsur hara yang termasuk ke dalam kategori beneficial ini adalah Na, Si, Co, Ni, Se, dan Al.

Disamping menurut kuantitas yang dibutuhkan tanaman, ada cara pengelomokan lain ynag menggunakan dasar yang berbeda. Mengel dan Kirkby (1982) mengelompokkan unsur hara tanaman menurut sifat biokimia dan fungsi fisiologisnya. Berdasarkan fungsi fisiologisnya unsur hara dikelompokkan menjadi 4 kelompok :
Kelompok 1. Terdiri dari C,H, O, N, dan S. Unsur-unsur ini merupakan penyusun utama bahan organik, terlibat dalam proses enzimatik reaksi-reaksi oksidasi-reduksi.
Kelompok 2. Terdiri dari unsur P dan B. Kedua unsur ini terlibat dalam reaksi transfer energi dan esterifikasi dengan gugus-gugus alkohol di dalam tanaman.
Kelompok 3. Meliputi unsur K, Ca, Mg, Mn, dan Cl. Kelompok ini berperan dalam osmotik dan keseimbangan ion. Selain itu juga memiliki fungsi-fungsi yang spesifik dalam konfirmasi enzim dan katalisis.
Kelompok 4. Meliputi Fe, Cu, Zn dan Mo. Hadir sebagai chelate struktural dan metaloprotein. Unsur-unsur ini memungkinkan terjadinya transportasi elektron melalui perubahan valensi.
Unsur hara tanaman juga dikelompokkan menjadi unsur hara metal dan non metal. Kelompok metal meliputi K, Ca, Mg, Fe, Zn, Mn, Cu, dan Mo. Sedangkan kelompok non metal adalah N, P, S, B, dan Cl (Bennett, 1993).

Ditulis Oleh : Unknown ~Balconystair

Muh.Akram Anda sedang membaca artikel berjudul Unsur Hara dan Ketersediaannya Bagi Tanaman yang ditulis oleh Balconystair Jika Anda menyukai artikel ini, silakan klik like atau tombol g+, Anda diperbolehkan mengcopy paste artikel ini dengan catatan mencantumkan sumbernya. Terima Kasih dan sering-sering mampir, ya.. :) Salam Blogger!!

Blog, Updated at: 9:18 am

0 komentar:

Post a Comment

Terima kasih atas kujungan anda. Komentar anda akan sangat bermanfaat untuk kemajuan blog ini.

Powered by Blogger.